Bupati Tegal, Ischak Maulana Rohman, menekankan bahwa
kolaborasi yang solid antara Babinsa, Bhabinkamtibmas, dan kepala desa/lurah
merupakan garda terdepan dalam menciptakan keamanan, ketertiban, dan
keberhasilan pembangunan di wilayah desa dan kelurahan.
Pernyataan tersebut disampaikan Bupati dalam acara Jam
Pimpinan Sinergitas Tiga Pilar yang digelar Polres Tegal bersama Polda Jateng,
Jumat (22/08/2025), di Pendopo Amangkurat.
Baca Juga : https://azkadinaku.blogspot.com/2025/08/bumdes-festival-2025-wujud-nyata.html
"Keberhasilan pembangunan paling nyata terlihat di
desa karena langsung bersentuhan dengan masyarakat. Sinergi antara pemerintah
daerah, TNI, dan Polri adalah kunci untuk menciptakan situasi yang
kondusif," ujar Ischak.
Ia menegaskan bahwa sinergitas ini harus menjadi aksi
nyata, bukan sekadar simbol. Bupati juga menyatakan tidak ingin ada
perselisihan antara camat, TNI, Polri, atau kepala desa. "Semua harus
kompak. Kerja sama yang baik sangat vital untuk menjaga keamanan,"
tegasnya.
Melalui sinergi ini, berbagai permasalahan sosial
diharapkan dapat terdeteksi dan diselesaikan secara dini, sebelum berujung pada
unjuk rasa. Bupati juga meminta agar pertemuan tiga pilar ini dilakukan minimal
empat kali dalam setahun.
Ischak turut mengingatkan agar kepala desa dan lurah
dapat mengelola dana desa dengan transparan dan penuh amanah. "Pengelolaan
dana desa adalah hal yang penting dan sensitif. Mohon dijaga dengan baik,"
pesannya.
Kapolres Tegal, AKBP Bayu Prasatyo, menyampaikan
apresiasi atas dukungan penuh dari pemerintah daerah. Ia menegaskan bahwa
komunikasi yang intensif antar tiga pilar sangat diperlukan untuk menyelesaikan
masalah sedini mungkin.
"Masalah kecil harus segera ditangani agar tidak
membesar. Tidak semua masalah sosial harus diselesaikan dengan penegakan hukum,
musyawarah seringkali menjadi jalan terbaik," jelas Kapolres.
Bayu juga mengingatkan semua pihak untuk mewaspadai
potensi konflik sosial, kasus rentenir yang melibatkan ASN, serta sengketa
tanah.
Pendapat senada disampaikan Komandan Kodim 0712/Tegal,
Letkol Inf Suratman. Menurutnya, visi dan misi yang sama dari ketiga pilar
merupakan syarat mutlak untuk menyelesaikan persoalan di masyarakat.
Baca Juga : https://azkadinaku.blogspot.com/2025/08/pagar-tinggi-rumah-dinas-pejabat-cermin.html
"Komunikasi dan kolaborasi mudah diucapkan, tetapi
sulit dipraktikkan. Namun, jika kita seiring sejalan, semua masalah dapat
diatasi tanpa memandang perbedaan," tegas Suratman.
Melalui pertemuan ini, diharapkan sinergi Tiga Pilar
semakin kuat sehingga keamanan, ketertiban, dan pembangunan di Kabupaten Tegal
dapat terwujud secara berkelanjutan. ( *** )
Beri komentar dengan bijak